Detail Cantuman Kembali

XML

Sikap terhadap figur otoritas pesantren dan konformitas teman sebaya sebagai prediktor kepatuhan terhadap etika pesantren di Pondok Pesantren 'X'


Kepatuhan terhadap etika pesantren adalahkesediaan santri untuk melakukan perilaku tertentu dalam menaati aturan-aturan dan nilai kelompok sosial di pondok pesantren, baik secara lisan maupun tertulis, guna terhindar dari sanksi atau hukuman. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengukur sikap terhadap figur otoritas pesantren dan konformitas teman sebaya sebagai prediktor kepatuhan terhadap etika pesantren di Pondok Pesantren “X”.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survey, dan teknik analisis regresi linier berganda. Subyek 105santri,diambil denganteknik proportionate stratified random sampling. Skala sikap terhadap figur otoritas pesantren (27 aitem valid, α =0.931), skala konformitas teman sebaya (18 aitem, α =0.861), dan skala kepatuhan terhadap etika pesantren (24 aitem valid, α =0.919). Hipotesis minor pertama diterima dengan sig 0.000 < 0.05 dan sumbangan pengaruh sebesar 47.6%. Hipotesis minor kedua diterima dengan sig 0.035 < 0.05 dan sumbangan pengaruh sebesar 36.7%. Hipotesis mayor diterima dengan sig 0.000 < 0.05 dan sumbangan pengaruh sebesar 54.5% dengangaris regresi menujukkan bahwa sikap terhadap figur otoritas pesantren dan konformitas teman sebaya nilainya 0, maka kepatuhan terhadap etika pesantren nilainya adalah 62.168. Lebih lanjut,setiap peningkatan sikap terhadap figur otoritas pesantren sebesar 1, maka akan meningkatkan kepatuhan terhadap etika pesantren sebesar 0.471 dan setiap peningkatan konformitas teman sebaya sebesar 1, maka akan menurunkan kepatuhan terhadap etika pesantren sebesar 0.449. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap terhadap figur otoritas pesantren dan konformitas teman sebaya sebagai prediktor kepatuhan terhadap etika pesantren di Pondok Pesantren “X”
A
561.20 Roz s
561.20
Text
Indonesia
FPsi-UHT
2020
Surabaya
xxii, 261p.; ill.; 29,5cm
LOADING LIST...
LOADING LIST...