Detail Cantuman Kembali

XML

Hubungan antara intimasi pelatih-atlet dan persepsi terhadap pengalaman bertanding dengan competitive anxiety pada atlet pencak silat Surabaya


Competitive anxietyadalah keadaan yang dialami oleh atlet sebagai suatu kondisi emosi negatif yang meningkat sejalan dengan bagaimana seorang atlet menginterpretasi dan menilai situasi pertandingan. Faktor situasional seperti harapan terlalu tinggi dari individusekitar atlet berharap untuk menang, dan ketidakpastian. Faktor lainnya yaitu, faktor individu yang disebakan oleh faktor genetika, atau bisa juga disebabkan oleh faktor pengalaman individu.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan antara intimasi pelatih-atlet dengan competitive anxietypada atlet pencak silatSurabaya dan mengetahui adanya hubungan antara persepsi terhadap pengalaman bertandingdengan competitive anxietypada atlet pencak silat Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Teknik sampling yang digunakankuota sampling, peneliti menentukan jumlah (kuota) responden penelitian berdasarkan ciri-ciri tertentu. Jumlah sampel penelitian 42 responden. Analisisdata menggunakan korelasi product momentdengan bantuan SPSS versi 23 for windows.Pengambilan data menggunakan Skala Competitive Anxiety, (18 aitem valid, α = 0,905), Skala Intimasi pelatih-Atlet (15aitem valid, α = 0,896), dan Skala Persepsi Terhadap Pengalaman Bertanding yang masing-masing skala memiliki reliabilitas baik, artinya kualitas alat ukur bagus. (14aitem valid, α = 0,899). Hipotesis mayor diterima artinya ada hubungan antaraintimasi pelatih-atlet dan persepsi terhadap pengalaman bertanding dengan competitive anxietyatlet pencak silat Surabaya
A-
588.20 Lut h
588.20
Text
Indonesia
FPsi-UHT
2020
Surabaya
160p.; ill.; 29,5cm
LOADING LIST...
LOADING LIST...