Detail Cantuman Kembali

XML

Hubungan antara efikasi diri dan dukungan sosial atasan dengan burnout pada instalasi gawat darurat rumah sakit X di Surabaya


Perawat memiliki banyak tututan kerja. Pada kenyataannya, tidak semua perawat mampu menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik. Kondisi tersebut dapat menimbulkan burnout.Beberapa faktor yang mempengaruhi burnout adalah efikasi diri dan dukungan sosial atasan.Tujuan
xpenelitian ini adalah mengetahui hubungan antara efikasi diridan dukungan sosial atasandengan burnoutpada perawatinstalasi gawat daruratdi Rumah Sakit X. Penelitian ini menggunakan pendekatankuantitatif dengan metodepenelitian survei.Penelitian dilakukan pada 78 perawat yang terdiri dari 39 perawat senior dan 39 perawat juniordengan teknik pengambilan sampel total. Berdasarkan hasil analisis data yang telah dilakukan pada pengujian hipotesis mayor diperoleh hasil nilai Fhitung lebihbesar dari harga Ftabel pada N = 78 dan taraf signifikansi 5% yaitu 98,193 (98,193 > 3,12). Hasil tersebut menunjukkan bahwa terdapat hubungan negatif antara efikasi diridan dukungan sosial atasandenganburnoutpada perawatinstalasi gawat daruratdi Rumah Sakit X. Hasil analisa pengujian hipotesis minor juga memberikan informasi mengenai sumbangan efektif dari efikasi diridan dukungan sosial atasandengan burnout sebesar 72,3%, sehingga 27,7% sisanya dipengaruhi oleh faktor-faktor lain dari burnout. Selain itu, hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa efikasi diri memberi sumbangan efektif pada burnout sebesar 52,3 % sedangkan 47,7% adalah variabel lain yang tidak ikut diteliti dan sumbangan efektif dukungan sosial atasandenganburnout adalah sebesar 49,8% sedangkan 50,2% adalah variabel lain yang tidak ikut diteliti.Kata Kunci : burnout, efikasi diri, dukungan sosial atasan
B
652.21 Abi h
652.21
Text
Indonesia
FPsi-UHT
2021
Surabaya
xvi, 138p.; ill.; tab.; 29,5cm
LOADING LIST...
LOADING LIST...