Detail Cantuman Kembali
Hubungan antara kecerdasan emosi dan dukungan sosial keluarga dengan stres kerja perawat dalam menghadapi pasien covid-19 di rumah sakit X
Stres kerja diartikan sebagai kondisi dinamik yang didalamnya individu menghadapi peluang, kendala atau tuntutanterkait dengan apa yang sangat diinginkan,hasilnya dipersepsikan sebagai tidak pasti tetapi pentingPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) hubungan antara kecerdasan emosi dengan stres kerja perawat dalam menghadapi pasien COVID-19di Rumah Sakit X, (2) hubungan dukungan sosial keluarga dengan stres kerja perawat dalam menghadapi pasien COVID-19 di Rumah Sakit X;(3) hubungan antara kecerdasan emosi dan dukungan sosial keluarga dengan stres kerja perawat dalam menghadapi pasien COVID-19di Rumah Sakit X. Subyek dalam penelitian ini sebanyak 152 perawat aktif. Teknik pengambilan sampel menggunakan Purposive Sampling. Alat ukur yang digunakan adalah skala stres kerja 14 aitem valid (α=0,882), skala kecerdasan emosi 16 aitem valid (α=0,849)dan skala dukungan sosial keluarga 23 aitem valid (α=0,905). Hasil uji hipotesis mayor menunjukkan nilai F Sig. Change sebesar 0,000 < 0,05 dengan hasil perhitungan ????ℎ????݊ݑݐ????> ????݈????ܾܽݐsebesar 75, 572 > 3,07. Hal ini menunjukkan bahwa adanya hubungan antara kecerdasan emosi dan dukungan sosial keluarga dengan stres kerja perawat dalam menghadapi pasien COVID-19di Rumah Sakit X. R-squaremembuktikan sumbangan efektif dari variabel kecerdasan emosi dan dukungan sosial keluarga dengan variabel stres kerja sebesar 0,711. Artinya 71,1% kecerdasan emosi dan dukungan sosial keluarga merupakan faktor individu memiliki stres kerja pada perawat di Rumah Sakit X dan dan 28,9% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi stres kerjapada perawat di Rumah Sakit X. Hasil uji hipotesis minor pada variabel kecerdasan emosi dengan stres kerja menunjukkan hasil hipotesis awal diterima, diperoleh dari nilai korelasi(r) -,261 dengan nilai signifikan (sig.) 0,001 < 0,05. Berdasarkan nilai r yang diperoleh, korelasi ini masuk kedalam kategori hubungan korelasi cukup kuat. Hasil uji hipotesis minor pada variabel dukungan sosial keluarga dengan stres kerja menunjukkan hasil hipotesis awal diterima, diperoleh dari nilai korelasi (r) -,709 dengan nilai signifikan (sig.) 0,000 < 0,05. Berdasarkan nilai r yang diperoleh, korelasi ini masuk kedalam kategori hubungan korelasi kuat.
Hariyandi, Rahma Dewi - Personal Name
DR. Wiwik Sulistiani, M.Psi. Psikolog - Personal Name
Dewi Mahastutik, M.Si., M.Psi., Psi - Personal Name
DR. Wiwik Sulistiani, M.Psi. Psikolog - Personal Name
Dewi Mahastutik, M.Si., M.Psi., Psi - Personal Name
KK 729.22 Har h
KK 729.22 Har h
Text
Indonesia
FPsi-UHT
2022
Surabaya
xiv, 176p.; 29,5cm
LOADING LIST...
LOADING LIST...







